Headline News

Sah! Sektor Infrastruktur Pemalang Dapat Angin Segar di APBD Perubahan 2026

×

Sah! Sektor Infrastruktur Pemalang Dapat Angin Segar di APBD Perubahan 2026

Sebarkan artikel ini

APBD Perubahan Pemalang 2026 Genjot Infrastruktur Jalan Rusak

Pemalang, Harianpemalang.id — Ketukan palu persetujuan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang, Senin (14/9/2026), membawa kabar lega bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pemalang memastikan penataan ulang struktur anggaran akan difokuskan untuk mengakselerasi perbaikan infrastruktur jalan dan sarana publik yang rusak.

​Keputusan strategis tersebut diambil menyusul disepakatinya postur baru APBD Perubahan 2026. Dalam struktur teranyar, Pendapatan Daerah ditetapkan menjadi Rp2,54 triliun dan Belanja Daerah berada pada angka Rp2,88 triliun. Meskipun secara keseluruhan belanja mengalami pemangkasan, alokasi untuk sektor fisik dan jalan penunjang ekonomi warga justru dipertajam.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Langkah ini dipicu oleh banyaknya aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan antarkecamatan yang memerlukan penanganan cepat sebelum menutup sisa tahun anggaran. Pemkab Pemalang bersama DPRD menilai pembenahan aksesibilitas jalan menjadi kunci utama dalam memacu roda perekonomian daerah dan mobilitas warga.

​Rapat paripurna penetapan ini dipimpin oleh Ketua DPRD Pemalang Martono serta dihadiri Plt. Bupati Pemalang Nurkholes. Dalam forum tersebut, seluruh perwakilan fraksi menyepakati pergeseran pos anggaran dari program yang kurang mendesak menuju pemeliharaan jalan dan fasilitas umum skala prioritas.

​Proses teknis pergeseran anggaran kini langsung dikawal ketat oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Pemalang. BPKPAD memastikan koordinasi dengan dinas teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) berjalan cepat agar tender serta pekerjaan fisik di lapangan dapat segera dilaksanakan tanpa menunda waktu.

​Tahapan panjang pengawasan anggaran sebelumnya telah melalui pembahasan sengit di tingkat komisi pada 7–9 September 2026, yang dilanjutkan rapat intensif Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada 10 September 2026.

​Melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara pihak eksekutif dan legislatif, Pemkab Pemalang berkomitmen menjalankan proyek fisik secara transparan dan tepat waktu. Pembangunan infrastruktur yang andal diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperlancar distribusi hasil pertanian di seluruh wilayah Pemalang.( Ahmad Joko).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *