Headline News

Tarik Potensi Intelektual, Ahmad Luthfi Tantang Alumni dan Mahasiswa UGM Bangun Jateng

×

Tarik Potensi Intelektual, Ahmad Luthfi Tantang Alumni dan Mahasiswa UGM Bangun Jateng

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, Harianpemalang.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) secara terbuka menantang insan akademis dan alumni perguruan tinggi untuk turun tangan dalam penanganan isu-isu krusial daerah. Mahasiswa hingga jaringan alumni tidak hanya diminta berkontribusi secara teoritis, tetapi juga menghadirkan eksekusi solusi nyata di lapangan.

​Pesan tegas tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat bertatap muka dengan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ova Emilia, jajaran pengurus Keluarga Alumni UGM (Kagama) Jateng, serta delegasi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-39 UGM di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (5/11/2026).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Dalam arahannya, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pendekatan collaborative government menjadi motor utama Pemprov Jateng dalam mengejar target-target pembangunan. Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat melangkah sendirian tanpa ditopang kekuatan keilmuan serta inovasi dari kampus.

​”Kami tunggu pengabdian mahasiswa dan alumni UGM untuk masyarakat Jawa Tengah. Pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Gubernur tidak dapat melakukan kegiatan tanpa sinergi 35 kabupaten/kota, akademisi perguruan tinggi, wirausahawan, serta seluruh tokoh masyarakat,” tegas Luthfi di hadapan para kontestan Pimnas UGM.

​Luthfi membeberkan, hingga saat ini Pemprov Jateng telah menjalin kerja sama resmi dengan 123 perguruan tinggi. Kemitraan ini diarahkan langsung untuk membedah tantangan daerah, seperti akselerasi pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, hingga peningkatan akses pendidikan dan kesehatan.

​Upaya kolaboratif tersebut turut mendorong performa positif indikator makro ekonomi Jateng sepanjang 2026. Pertumbuhan ekonomi daerah melaju hingga 5,82 persen—berada di atas rata-rata nasional. Di saat bersamaan, angka kemiskinan berhasil ditekan ke angka 9,21 persen, serta nilai realisasi investasi telah melampaui Rp72 triliun hingga Oktober 2026.

​Luthfi menambahkan, melesatnya nilai investasi harus diimbangi dengan penyiapan kualitas tenaga kerja lokal agar serapan kerja berjalan optimal. Di titik inilah, universitas dan sekolah vokasi memegang peran sentral dalam mencetak SDM berdaya saing tinggi.

​Menanggapi tantangan tersebut, Rektor UGM Prof. Ova Emilia menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemprov Jateng. Pihaknya menyambut baik peluang kolaborasi yang siap ditindaklanjuti oleh civitas akademika UGM.

​”Forum silaturahmi ini menjadi perekat kita semua. UGM memiliki sekitar 63 ribu mahasiswa, dan yang hadir di sini adalah orang-orang pilihan. Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi, tetapi melahirkan kontribusi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat Jateng dan bangsa Indonesia,” kata Ova Emilia.( Ahmad Joko).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *