SALATIGA, Harianpemalang.id – Beredarnya kabar mengenai operasi tangkap tangan yang diluncurkan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memantik tanggapan langsung dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut menyatakan rasa prihatinnya, tetapi memilih bersikap hati-hati sebelum ada pengumuman resmi dari penyidik antirasuah.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi selepas menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat yang berlangsung di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Kamis, 15 Oktober 2026.
”Kalau kabar itu benar, tentu saya merasa sangat prihatin,” ujar Ahmad Luthfi saat ditemui para jurnalis di Salatiga.
Luthfi menekankan pentingnya komitmen menjaga integritas serta transparansi di lingkungan instansi pemerintahan. Menurut mantan Kapolda Jawa Tengah itu, arahan mengenai pembentukan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab sudah menjadi penekanan rutin bagi seluruh jajaran pimpinan daerah di wilayahnya.
”Sebab dalam berbagai kesempatan, kita selalu ingatkan para bupati dan wali kota agar senantiasa mewujudkan clean and good government di daerah masing-masing,” kata Luthfi mempertegas pandangannya.
Mengenai langkah penanganan administrasi yang akan diambil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Luthfi menegaskan belum menentukan sikap resmi. Pihaknya masih berpegang pada prinsip praduga tak bersalah dan menanti kejelasan resmi dari pihak KPK untuk memutuskan status kepemimpinan di Kabupaten Klaten.
”Kita tetap harus menunggu kepastian dan penetapan status resmi dari KPK dulu. Nanti kalau sudah ada rilis resminya, baru kita tindak lanjuti,” terangnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, KPK belum mengeluarkan keterangan pers resmi terkait kronologi maupun penetapan status hukum atas dugaan OTT yang menyeret Bupati Klaten tersebut.
Dugaan penangkapan ini mengejutkan publik karena terjadi hanya berselang beberapa hari dari momen penting di Klaten. Sebelumnya, Gubernur Ahmad Luthfi baru saja melantik Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai Wakil Bupati Klaten di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin, 12 Oktober 2026. Mahanni dilantik untuk meneruskan sisa masa jabatan 2025–2030 menggantikan mendiang suaminya, Benny Indra Ardianto, yang wafat pada Februari 2026 lalu.( Ahmad Joko).











