Harianpemalang.id, Semarang – Kerja keras dalam menjaga warisan budaya berbuah manis bagi Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Ia baru saja menerima Piagam Penghargaan bergengsi sebagai tokoh penggerak dan pendorong kemajuan musik keroncong, khususnya di wilayah Kabupaten Pemalang.
Penghargaan tersebut diserahkan secara khidmat dalam perhelatan Pagelaran Keroncong Tiga Pilar yang digelar di Gedung Rajawali RCC, Semarang, pada Jumat (17/4/2026).
Selain konsistensinya di daerah, Anom dinilai memiliki kontribusi vital di tingkat nasional. Ia menjadi salah satu sosok di balik perjuangan penetapan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Keroncong Nasional, sebuah kado indah bagi para pegiat seni tradisional di tanah air.
Acara ini tidak hanya menjadi panggung bagi para musisi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi pejabat tinggi. Turut hadir menyaksikan prosesi tersebut: Wakil Dirjen Kementerian Kebudayaan, Wali Kota Semarang, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparbud) Kabupaten Pemalang, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang
Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam acara ini mempertegas komitmen bersama untuk menjaga musik keroncong agar tidak tergerus zaman. Kabupaten Pemalang kini kian mengukuhkan posisinya sebagai daerah yang peduli pada pelestarian seni tradisional di Jawa Tengah.**( Joko Longkeyang).











