Harianpemalang.id, Pemalang – Upaya menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan profesional terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang. Pada Rabu (29/4/2026), Bupati Pemalang, Anom Widiantoro, S.E., M.M., terjun langsung memberikan pembekalan kepada 125 perangkat desa terpilih di kawasan wisata Bukit Tangkeban, Desa Nyalembeng, Pulosari.

Kegiatan bertajuk Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa ini menyasar para perangkat hasil seleksi tahun 2025 yang mulai aktif bertugas di tahun 2026.
Pesan Kelestarian dan Kepemimpinan
Ada momen menarik sebelum sesi diskusi dimulai. Bupati Anom mengajak seluruh aparatur desa untuk melakukan aksi tanam pohon di lereng Bukit Tangkeban. Aksi ini menjadi pengingat filosofis bahwa menjadi pemimpin desa berarti harus mampu menanam manfaat dan menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.”Ini adalah simbol tanggung jawab. Sebagai ujung tombak daerah, perangkat desa harus memiliki kepedulian yang luas, tidak hanya administrasi tapi juga lingkungan hidup,” ujar Bupati Anom.
Menjaga Marwah Pelayanan Publik
Dalam arahannya yang didampingi oleh Kepala Dinpermasdes Pemalang, Drs. Andri Adi, M.Si., Bupati menegaskan bahwa tuntutan masyarakat saat ini semakin tinggi. Ia meminta para perangkat desa baru untuk bekerja dengan prinsip transparan dan akuntabel guna mewujudkan good governance.
Menurut Bupati, kompetensi tanpa integritas adalah kesia-siaan. Ia berharap peningkatan kapasitas ini mampu menutup celah ketidakprofesionalan yang berpotensi memicu keresahan di tengah warga.“Masyarakat adalah juri utama kinerja kita. Jaga kepercayaan mereka dengan kerja yang responsif dan etika yang tinggi. Jadikan desa sebagai pilar utama kemajuan Pemalang,” tegasnya.
Sinergi untuk Desa Mandiri
Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muspika Pulosari, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan. Kehadiran personel TNI dari Koramil dan Polri dari Polsek Pulosari juga memperkuat sinyal bahwa keamanan wilayah adalah fondasi utama bagi kelancaran pembangunan desa.
Bupati Anom menutup sesi dengan memberikan jaminan bahwa Pemerintah Kabupaten akan senantiasa melakukan pendampingan berkala. Sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga tingkat desa dianggap sebagai kunci untuk menghadirkan pelayanan prima yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Suasana optimisme menyelimuti akhir kegiatan, menandai babak baru pengabdian bagi para penggerak desa di Kabupaten Pemalang.











