Headline News

Dorong UMKM Go Global, Ahmad Luthfi Pacu Ekosistem Halal Jawa Tengah

×

Dorong UMKM Go Global, Ahmad Luthfi Pacu Ekosistem Halal Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini

SEMARANG, Harianpemalang id – Ceruk ekonomi syariah di Jawa Tengah bersiap melompat lebih jauh. Tidak sekadar berkutat pada sektor keuangan, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong akselerasi ekosistem halal untuk menggerakkan UMKM lokal hingga mampu menembus pasar internasional.

​Arahan strategis tersebut disampaikan Luthfi saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah periode 2026–2031 di Hotel Padma, Semarang, Jumat (2/10/2026). Agenda penting ini turut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Ketua Umum PP MES Rosan Perkasa Roeslani serta Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Luthfi menegaskan, Jawa Tengah mengantongi modal sosial dan ekonomi yang sangat masif. Demografi daerah yang dihuni sekitar 38 juta jiwa dengan 97 persen di antaranya muslim, merupakan pasar domestik potensial bagi produk-produk halal bernilai tambah tinggi.

​“MES ini sangat strategis karena hampir 97 persen dari 38 juta penduduk Jawa Tengah adalah muslim. Programnya harus mampu memicu pertumbuhan ekonomi baru di wilayah kita,” ujar Luthfi.

​Penguatan ekosistem halal telah dimasukkan ke dalam RPJMD Jawa Tengah 2025–2029, dengan target menjadikan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar penopang daerah pada 2027. Hingga kini, tercatat hampir 670 ribu sertifikasi halal telah diterbitkan di wilayah tersebut.

​Luthfi meminta pengurus baru MES Jateng aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha mikro. Sektor-sektor unggulan seperti kuliner, fesyen muslim, pariwisata ramah muslim, hingga ekonomi berbasis pesantren harus diperkuat dari hulu ke hilir.

​Sinergi ini disambut hangat oleh Ketua Umum PP MES, Rosan Perkasa Roeslani. Menurut Rosan, tantangan utama saat ini adalah memastikan efektivitas koordinasi agar kebijakan ekonomi syariah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

​“Ini titik kumpul untuk melahirkan kebijakan yang berdampak nyata. Paling penting, programnya dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Rosan.

​Sebagai langkah nyata mendorong perluasan pasar, dalam kesempatan tersebut juga diresmikan Koperasi Ekspor Merah Putih. Wadah ini disiapkan menjadi jembatan utama yang menghubungkan produk halal karya UMKM Jawa Tengah menuju rantai pasok pasar global.( Ahmad Joko ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *