Headline News

Kemenpar Tantang Pemalang Buat Magnet Wisata di Exit Tol, Intip Strateginya! Tagline

×

Kemenpar Tantang Pemalang Buat Magnet Wisata di Exit Tol, Intip Strateginya! Tagline

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Harianpemalang.id — Pemerintah Kabupaten Pemalang ditantang untuk bergerak lebih agresif dalam memanfaatkan jalur tol strategis yang membelah wilayahnya. Kunci kebangkitan ekonomi daerah dinilai terletak pada keberhasilan menggaet pengguna jalan tol agar mau berbelok, singgah, dan membelanjakan uangnya di Pemalang.

​Pesan menohok tersebut disampaikan oleh Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, Dwi Marten Yono, dalam agenda Capacity Building for Tourism Awareness bertajuk “Sumber Daya Tangguh, Pariwisata Tumbuh” di Pendopo Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pemalang, Jumat (11/9/2026).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Dwi menegaskan bahwa kemudahan aksesibilitas tidak akan berdampak nyata pada ekonomi warga jika Pemalang hanya menjadi penonton hilir mudik kendaraan tol.”Bagaimana kalau akses Pemalang luar biasa, tinggal bagaimana nanti Pak Plt. Bupati dengan tim ini membuat magnet-magnet baru sehingga orang terpaksa keluar exit tol Pemalang dan akhirnya belanja. Minimal makan siang nasi grombyang,” ujar Dwi di hadapan jajaran Pemkab Pemalang.

​Untuk mewujudkan hal tersebut, Dwi mendorong Pemalang mengadopsi resep sukses Kabupaten Banyuwangi. Menurutnya, pertumbuhan fasilitas penunjang seperti hotel dan restoran tidak lahir secara kebetulan, melainkan dibentuk oleh pasar yang konsisten melalui penyelenggaraan berbagai event unggulan secara berkelanjutan.​”Setelah efisiensi ini harus ‘kere aktif’. Kreativitas itu tidak cukup, harus naik level sekarang. Tidak bisa bekerja sendirian, semua tim Pemkab dan elemen masyarakat harus bergerak bersama,” tambah Dwi.

Komitmen Nurkholes: Potensi Pemalang Layaknya Bali

​Merespons tantangan tersebut, Plt. Bupati Pemalang Nurkholes menyatakan kesiapannya untuk meracik ekosistem pariwisata yang solid. Ia menilai Pemalang memiliki modal alam dan budaya yang lengkap, bahkan tak kalah saing jika dibandingkan dengan destinasi papan atas nasional.​”Pemalang ini potensi alamnya luar biasa, potensi seniman dan budayanya juga luar biasa. Kalau saya membandingkan, Pemalang itu hampir seperti Bali. Ada pantai, ada gunung, ada sungai besar yang keindahannya luar biasa,” ungkap Nurkholes.

​Nurkholes membeberkan bahwa niat memajukan tanah kelahirannya ini telah lama mengendap, hingga memicu keputusannya mengambil pensiun dini dari status ASN pada 2022 lalu untuk terjun ke dunia pemerintahan.
​Sebagai langkah konkret jangka pendek, Pemkab Pemalang tengah mematangkan konsep festival besar yang memadukan pertunjukan seni, kekayaan budaya, dan panorama alam. Event akbar ini dirancang untuk masuk ke dalam kalender tahunan memperingati Hari Jadi Kabupaten Pemalang sekaligus menjadi daya tarik utama penggaet wisatawan luar daerah.

​Rangkaian acara capacity building tersebut ditutup secara resmi melalui penyerahan cinderamata oleh Plt. Bupati Pemalang Nurkholes kepada Asdep Kemenpar RI Dwi Marten Yono serta perwakilan Disbudpar Jateng Cahyo Danu.( Ahmad Joko).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *