PEMALANG, Harianpemalang.id — Suasana Pendopo Kabupaten Pemalang mendadak riuh penuh antusiasme pada Rabu (12/8/2026). Di tengah semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, sebanyak 14 kelompok Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) perwakilan dari seluruh kecamatan di Pemalang tampil habis-habisan memperebutkan gelar juara paling bergengsi tahun ini.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo, yang membuka hajatan akbar tersebut menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk gigi antarkecamatan. Lebih dari itu, lomba ini dirancang untuk menanamkan fondasi literasi hukum yang kuat langsung dari level akar rumput.
Demi menjaga marwah kompetisi, Bagus dengan tegas mewanti-wanti dewan juri agar berdiri di garis netral dan memberikan penilaian yang sebenar-benarnya transparan.
”Harapannya dewan juri bisa memberikan penilaian yang seobjektif mungkin. Jangan sampai ada hal-hal yang mengecewakan peserta. Kalau jurinya sudah sportif, teman-teman peserta juga pasti akan sportif,” seru Bagus di hadapan ratusan pasang mata yang memadati pendopo.
Ia menambahkan, kehadiran 14 kelompok terbaik dari 14 kecamatan ini merupakan representasi dari masyarakat yang haus akan edukasi hukum. Para peserta terpilih ini diproyeksikan menjadi motor penggerak atau agen perubahan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
”Di Kabupaten Pemalang ada 14 kecamatan, berarti ada 14 kelompok orang hebat yang tentunya bisa memberikan motivasi dan menularkan pengetahuan tentang pemahaman hukum, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk lingkungan, keluarga, dan masyarakat,” tegasnya optimistis.
Uji Nyali Regulasi Berat: Dari ITE hingga TPPO
Di sisi lain, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Pemalang, Wuwuh, membeberkan bahwa materi yang diujikan dalam ajang ini bukanlah materi sembarangan. Ajang ini menuntut para peserta untuk menguasai berbagai instrumen regulasi krusial yang bersentuhan langsung dengan dinamika sosial masyarakat masa kini.
Sejumlah undang-undang strategis yang menjadi bahan uji adu tajam pemahaman hukum meliputi: Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Undang-Undang Narkotika, Undang-Undang Perlindungan Anak dan perubahannya, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) beserta perubahannya, Undang-Undang Perkawinan dan perubahannya, Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), Undang-Undang Kesehatan
Kompetisi ini juga menggandeng tim penilai lintas sektor yang sangat kredibel, mulai dari unsur Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang, Dinas Sosial KBPP, DPPKP, Diskominfo, hingga Bagian Hukum Setda Kabupaten Pemalang. Kolaborasi ini memastikan bahwa aspek substansi hukum dan pemberdayaan masyarakat dinilai secara komprehensif.
Comal Berjaya di Puncak Klasemen
Setelah melalui pertarungan sengit penuh ketegangan dan adu argumen regulasi yang ketat, dewan juri akhirnya mengumumkan peraih takhta tertinggi. Kecamatan Comal melalui kelompok Kadarkum Taman Kota Comal sukses menyabet podium utama setelah mengumpulkan angka tertinggi secara mutlak.
Berikut adalah daftar lengkap peraih juara Lomba Kadarkum Tingkat Kabupaten Pemalang Tahun 2026:
Juara I: Kecamatan Comal – Kadarkum Taman Kota Comal, nilai 750.
Juara II: Kecamatan Warungpring – Kadarkum Bukit Bulu Wayang, nilai 410.
Juara III: Kecamatan Watukumpul – Kadarkum Dewi Rengganis, nilai 280.
Juara IV: Kecamatan Petarukan – Kadarkum Pantai Sumur Pandang, nilai 260.
Suksesnya perhelatan akbar ini diharapkan mampu menstimulus kesadaran hukum masyarakat Pemalang secara berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi emas yang cerdas, taat aturan, dan siap membawa daerah menuju masa depan yang jauh lebih cemerlang.( Ahmad Joko).











