PEMALANG, Harianpemalang.id — Suasana Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, berubah menjadi pesta demokrasi yang penuh kehangatan pada Rabu, 26 Agustus 2026. Ratusan warga berbondong-bondong mengiringi langkah Kepala Desa Kebandaran yang masih menjabat, H. Sumarto yang akrab disapa Cumul, saat resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Kepala Desa Kebandaran untuk periode 2027–2034.
Kedatangan Cumul bersama rombongan di Balai Desa Kebandaran sekitar pukul 09.00 WIB langsung disambut sorak-sorai gemuruh warga. Usai melengkapi seluruh persyaratan dan mengisi formulir pendaftaran, prosesi berlanjut dengan arak-arakan atau long march menuju kediamannya. Sepanjang jalan, yel-yel dukungan membahana tanpa henti, di mana seruan “Lurahe Cumul Bae, Lanjutkan!” menjadi teriakan yang paling menggema dari barisan pendukung.
Yang paling menyita perhatian dan membuktikan kedekatan pemimpin dengan rakyat adalah semangat luar biasa dari kaum emak-emak. Mayoritas pendukung yang hadir sejak pagi dan rela mengiringi proses pendaftaran berasal dari kalangan ibu-ibu. Mereka tak segan meninggalkan pekerjaan dan urusan rumah tangga demi hadir langsung menyuarakan dukungan kepada pemimpin yang telah mereka percayai selama ini.
Sesampainya di kediaman Cumul, kemeriahan memuncak — para ibu-ibu berjoget dan bergembira bersama diiringi dentuman musik dangdut remix yang menggema di halaman rumah, menandakan kebahagiaan tulus atas langkah Cumul untuk kembali mengabdi.
“Dukungan seluruh warga, terutama para ibu-ibu yang hadir pagi ini, adalah kekuatan terbesar saya. Ini bukan sekadar dukungan suara, melainkan amanah untuk terus bekerja lebih keras, membangun Kebandaran yang lebih maju, adil, dan sejahtera bersama seluruh warga,” tegas Cumul di hadapan para pendukungnya.
Antusiasme yang meluap ini bukan sekadar perayaan sesaat. Ia menjadi cerminan nyata bahwa kepemimpinan yang dekat dengan rakyat akan selalu mendapat tempat di hati masyarakat. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga hingga hari pemungutan suara nanti, dan semoga proses demokrasi di Desa Kebandaran berjalan damai, jujur, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar lahir dari hati rakyat! ( Joko Longkeyang).











