Harianpemalang.id, Pemalang – Langkah nyata mewujudkan generasi emas terus diperkuat di Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji, saat melakukan pemantauan langsung program prioritas nasional di Desa Bantarbolang, Kamis (23/4/2026).
Kunjungan kerja (kunker) ini bertujuan untuk memvalidasi efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penanganan stunting di lapangan. Menteri Wihaji menegaskan bahwa kehadirannya merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan program pemerintah menyentuh rakyat secara presisi.
”Hari ini kami fokus memastikan penerima manfaat MBG khusus kategori 3B—Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita—sudah tepat sasaran. Ini adalah ranah Kementerian Kependudukan, maka verifikasi langsung sangat krusial,” tegas Wihaji di sela kegiatannya.
Cek Langsung Keluarga Risiko Stunting
Selain memantau distribusi gizi, rombongan yang juga didampingi jajaran Forkopimda Pemalang menyambangi sejumlah titik strategis. Mulai dari meninjau sarana SPPG hingga mengunjungi langsung Keluarga Risiko Stunting (KRS).
Berdasarkan hasil pantauan, Wihaji memberikan apresiasi atas progres yang berjalan di lapangan. “Alhamdulillah, hasil pengecekan KRS di sini rata-rata sudah menunjukkan indikator yang positif,” tambahnya.
Amanat Presiden dan Program GENTING
Puncak acara berlangsung di Balai Desa Bantarbolang, yang dihadiri oleh ratusan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari seluruh penjuru Kabupaten Pemalang. Dalam arahannya, Menteri Wihaji kembali mengingatkan visi besar Presiden: Kualitas Manusia: Rakyat Indonesia harus sehat dan tangguh. Daya Saing: Menciptakan generasi yang mampu berkompetisi secara global. GENTING: Percepatan penurunan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.
Sinergi Pemerintah Daerah
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyatakan komitmen penuhnya untuk menyukseskan agenda pusat tersebut. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci utama keberhasilan program kesejahteraan.”Sinergi ini memastikan bahwa kebijakan Bapak Presiden tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan di Pemalang,” pungkas Anom.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi VI Doni Akbar, Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Rusman Effendi, Dandim 0711/Pemalang, Kapolres Pemalang, serta jajaran pimpinan DPRD setempat. Kehadiran lintas instansi ini mempertegas kolaborasi kuat dalam memerangi stunting demi masa depan Pemalang yang lebih baik.**











