PEMALANG, Harianpemalang.id – Atmosfer hangat penuh haru menyelimuti Padepokan Sanggar Seni HW di Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Ratusan warga bersama puluhan anak yatim larut dalam kekhusyukan sekaligus kemeriahan gelaran seni tradisional yang sarat akan nilai luhur pada Jumat malam.
Acara yang bertajuk “Pentas Budaya Santunan Anak Yatim” ini sukses mengawinkan misi kemanusiaan dengan pelestarian kearifan lokal. Kegiatan yang bertepatan dengan momentum bulan Muharram tersebut dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI, Rizal Bawazier dari Fraksi PKS dapil X yang meliputi ( Batang, Pekalongan, Pemalang).
Sentuhan Humanis di Panggung Budaya
Berdasarkan pantauan di lokasi, masyarakat sudah memadati area padepokan sejak pukul 19.00 WIB. Alunan musik rebana, selawat yang menggema, hingga gemulai tari-tarian daerah berhasil memukau penonton yang hadir.
Suasana semakin semarak saat Rizal Bawazier tiba di lokasi. Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini tidak langsung menuju kursi VIP, melainkan memilih untuk membaur dan menyapa warga serta anak-anak yatim yang duduk di barisan depan.
Satu per satu anak yatim dihampiri oleh Rizal. Selain memberikan paket santunan berupa perlengkapan sekolah dan uang tunai, ia juga tampak membisikkan kata-kata motivasi yang membuat wajah anak-anak tersebut berbinar bahagia.
”Bulan Muharram ini adalah momentum besar yang sering kita sebut sebagai Lebaran Anak Yatim. Ini saatnya kita memperkuat solidaritas sosial. Menyantuni mereka bukan sekadar aksi sukarela, melainkan amanah agama yang wajib kita tunaikan untuk memuliakan masa depan mereka,” ujar Rizal dalam sambutannya.( Jumat, 3 Juli 2026 )
Rizal juga menekankan pentingnya menjaga warisan leluhur. Menurutnya, mengemas acara sosial di dalam wadah pentas seni tradisional seperti perayaan Suronan adalah langkah cerdas agar generasi muda tidak lupa pada akar budayanya. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi pemantik semangat bagi anak-anak untuk terus bersekolah demi mengejar cita-cita.
Tradisi Tahunan yang Konsisten Merawat Kearifan Lokal
Apresiasi mendalam datang dari tokoh budayawan lokal Pemalang, Nur Hersom. Ia menyatakan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan dukungan penuh yang diberikan oleh Anggota DPR RI tersebut terhadap eksistensi seniman daerah.
”Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Rizal Bawazier yang berkenan hadir dan memberikan dukungan nyata. Terima kasih juga kepada seluruh warga yang sudah bergotong royong,” tutur Nur Hersom.
Nur Hersom menambahkan bahwa kegiatan kolaboratif ini bukan sekadar acara seremonial sesaat. Agenda tersebut merupakan pelaksanaan tahun kedelapan yang konsisten digelar demi mengenalkan nilai-nilai tradisi mulia kepada generasi penerus di Pemalang.
Melalui sinergi antara wakil rakyat, budayawan, dan masyarakat, malam kebudayaan ini tidak hanya meninggalkan kesan meriah, tetapi juga mengukir senyum tulus di wajah anak-anak yatim sebagai simbol indahnya berbagi di bulan yang penuh berkah.**











