Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Dobrak Kancah Global, INSIP Pemalang Sukses Gelar Konferensi Internasional 2026

12
×

Dobrak Kancah Global, INSIP Pemalang Sukses Gelar Konferensi Internasional 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PEMALANG, Harianpemalang.id – Kabupaten Pemalang kini menjadi pusat perhatian dunia akademik internasional. Langkah berani ditunjukkan oleh Institut Agama Islam Pemalang (INSIP) yang sukses menggebrak lewat perhelatan The 1st International Conference on Integrating Islamic Perspectives in Psychology, Law, and Education 2026. Agenda prestisius ini berlangsung dengan khidmat di Kampus INSIP Pemalang, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/7/2026).

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Langkah besar ini menegaskan visi INSIP Pemalang untuk tidak lagi sekadar menjadi jagoan lokal, melainkan pemain penting dalam diplomasi pendidikan tinggi di tingkat dunia. Konferensi ini membahas pentingnya mengawinkan nilai-nilai keislaman universal dengan ilmu psikologi, hukum, dan sains modern demi menjawab tantangan moral global.

​Sederet figur penting turut mengawal jalannya forum ilmiah ini. Narasumber utama yang hadir memberikan paparan strategis di antaranya adalah Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Dr. H. Arsul Sani, S.H., M.Si., Pr.M., Duta Besar RI untuk Serbia dan Montenegro, Andreano Erwin, serta Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PSPENMA) Kemenag RI, Dr. Ruchman Basori, M.Ag.

​Terobosan Baru Membangun Peradaban

​Dalam pidatonya, Rektor INSIP Pemalang, Dr. Hj. Amiroh, M.Ag., mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya forum berskala global yang pertama kali diadakan oleh institusinya tersebut. Ia menyampaikan bahwa ajang ini dirancang untuk menciptakan ruang dialog ilmiah yang produktif sekaligus melahirkan riset transnasional yang berdampak konkret.

​”Integrasi perspektif Islam ke dalam ranah psikologi, hukum, dan pendidikan bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mendesak di tengah gempuran dinamika modernitas. Perguruan tinggi Islam harus mengambil peran terdepan dalam membangun peradaban dunia yang seimbang, adil, dan berlandaskan kasih sayang,” urai Dr. Hj. Amiroh secara lugas.

​Menurut sang Rektor, nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin yang dimiliki Islam merupakan instrumen kuat untuk menyelesaikan pelbagai persoalan sosial, krisis kultural, serta tantangan teknologi yang melanda masyarakat modern lintas negara saat ini.

​Magnet Akademisi dari Tiga Benua

​Bobot ilmiah konferensi ini kian tebal berkat kontribusi pemikiran dari para pakar lintas negara yang hadir sebagai pembicara kunci. Diskusi berlangsung hangat dengan paparan dari Prof. Dr. Wan Khairul Aiman Wan Mokhtar (Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia), Dr. Mohd. Ziaolhaq Qazizada (University of Wollongong, Australia), dan Dr. Enver ef. Omerovic (University of Novi Pazar, Serbia).

​Dari barisan akademisi nasional, hadir pula Hj. Srifariyati, S.Ag., M.Si. mewakili tuan rumah INSIP Pemalang, serta pandangan kritis dari Rektor PTKIS, Pizaro Ghozali. Sinergi gagasan dari para pemikir dunia ini melahirkan rekomendasi akademik baru yang sangat dinantikan oleh komunitas ilmiah nasional.

​Sinergi Kuat dengan Pemangku Kebijakan Daerah

​Keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh ekosistem wilayah lokal. Bupati Pemalang, Anom Widyantoro, melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Pemalang yang hadir langsung memberikan apresiasi tinggi terhadap lompatan mutu akademis yang diinisiasi oleh INSIP Pemalang.

​Selain unsur pemerintah daerah, forum internasional ini juga dihadiri secara langsung oleh Ketua Peradi Kabupaten Pemalang, Misbahul Munir, perwakilan Polres Pemalang, jajaran pimpinan perguruan tinggi mitra, serta ratusan civitas akademika dan mahasiswa.

​Pasca-acara ini, INSIP Pemalang berkomitmen untuk segera merealisasikan rencana strategis berupa program pertukaran dosen dan mahasiswa asing, kolaborasi publikasi jurnal internasional bereputasi, serta pengabdian masyarakat lintas batas negara demi mendongkrak mutu institusi di kancah global.( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *